alat tens fisioterapi

Sering Dipakai untuk Fisioterapi, Seefektif Apa Alat TENS untuk Pengobatan?

Penggunaan alat TENS fisioterapi terbilang populer bagi pasien yang ingin meredakan nyeri, gangguan saraf, sakit akibat persalinan, hingga operasi. Hasilnya yang efektif adalah salah satu alasan yang membuat perangkat tersebut semakin diminati. Namun, Anda juga perlu mengantisipasi efek samping dan cara pakainya untuk mencegah risiko. Untuk mengetahui lebih dalam tentang alat TENS, simak informasi lengkapnya berikut ini!

TENS dan efektivitasnya sebagai alat fisioterapi

TENS merupakan singkatan transcutaneous electrical nerve stimulation, sebuah prosedur yang ditujukan untuk meredakan nyeri menggunakan arus listrik bertegangan rendah. Mesin yang dipakai mempunyai ukuran kecil dan disokong baterai yang tersambung ke lempeng kecil bernama elektroda.

Sayangnya, studi seputar efektivitas TENS untuk fisioterapi belum terlalu banyak, sehingga para peneliti maupun ahli belum bisa menentukan prosedur yang tepat untuk mengatasi keluhan. Kendati demikian, bukan berarti keberadaan TENS diragukan. Justru dari sini beberapa ilmuwan tertarik mengembangkan dan meneliti sejauh mana prosedur ini bekerja saat digunakan sebagai alat penanganan nyeri dengan risiko rendah.

Orang-orang yang bisa menggunakan TENS

Sejauh ini, orang-orang yang aman memakai TENS adalah pasien yang mengalami:

  • Osteoarthritis atau pengapuran sendi;
  • Inflamasi atau iritasi pada tendon;
  • Fibromialgia atau nyeri pada tendon, otot, maupun persendian di seluruh tubuh, khususnya area tulang belakang;
  • Inflamasi pada bantalan sendi;
  • Nyeri punggung belakang bawang dan panggul;
  • Nyeri yang berkaitan dengan pekerjaan tertentu;
  • Penyakit arteri perifer;
  • Gangguan saraf tepi yang terjadi pada penderita diabetes.

Ada juga beberapa orang yang tak diperbolehkan memakai alat TENS, di antaranya pasien kanker, wanita hamil, dan orang-orang yang mengalami gangguan pada jantungnya.

Keunggulan dan efek samping dari pemakaian TENS

Salah satu keunggulan yang diklaim alat TENS adalah meredakan nyeri tanpa menimbulkan rasa sakit baru meski memakai aliran listrik. Selain itu, penggunaannya praktis dan mudah. Pasalnya, Anda sebagai pasien tak perlu mempersiapkan apa pun sebelum mengikuti terapi. Beberapa klinik atau penyedia alat TENS juga membuka layanan terapi di rumah apabila pasien tak bisa datang ke tempat terapi.

Efektivitas TENS untuk mengurangi nyeri bisa berbeda, tergantung kondisi kesehatan orang yang bersangkutan. Sejumlah orang dapat merasakan sakit beberapa jam setelah pemakaian. Namun ada juga yang tak lagi mengeluhkan sakit setelah satu atau dua kali pemakaian. Pasien juga harus mengantisipasi toleransi terhadap rasa sakit setelah menggunakan alat TENS lebih dari satu kali.

Antisipasi juga efek samping yang akan muncul selama memakai alat TENS, antara lain sensasi menggelitik dan menusuk. Gel elektroda yang menempel di permukaan leher juga bisa menimbulkan iritasi dan kemerahan pada kulit. Jadi, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum Anda terapi.

hp ram 4GB murah Previous post Infinix Hot 11 : Hp RAM 4 GB Murah Namun Canggih
Investasi Kripto Next post 7 Alasan Banyak Investor Pemula Rekomendasikan Trading Kripto di Nanovest